
Penerimaan Mahasiswa Baru Pascasarjana UPI: Mencetak Magister dan Doktor Unggul
Pendaftaran Calon Mahasiswa: 12 November – 24 Desember 2025
- Masa Unduh LoA Kasus Perubahan Awal Perkuliahan: 23 Februari 2026
- Pengarahan Umum untuk Peserta dan Uji Coba Tes Seleksi: 5 Januari 2026
- Pelaksanaan Tes Seleksi Calon Mahasiswa: 6 Januari 2026
- Wawancara: 7 Januari 2026
- Pengumuman Hasil Tes Seleksi: 14 Januari 2026
- Masa Pengajuan Perubahan Awal Perkuliahan: 14 Januari – 14 Februari 2026
- Masa Unduh LoA Awal: 21 Januari 2026
Ketentuan Umum Pendaftaran
- Pendaftar boleh mengajukan DUA PILIHAN PROGRAM STUDI yang ditawarkan pada program pendidikan tertentu;
- Pendaftaran hanya dilakukan secara online pada laman https://admisi.upi.edu.
- Biaya pendaftaran dan seleksi masuk Program Magister (S2) sebesar Rp. 750.000,- (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah) per peserta;
- Biaya pendaftaran dan seleksi masuk Program Doktor (S3) sebesar RP. 850.000,- (delapan ratus lima puluh ribu rupiah) per peserta;
- Biaya pendaftaran yang sudah di bayarkan tidak bisa di kembalikan.

Gladi Nalar
Merupakan “Seminar Nasional Workshop Kolaboratif: Bersama, Berkesenian, Berdampak” yang diselenggarakan pada 22-24 Oktober 2025, di mana Seminar Nasional akan diadakan pada 23 Oktober pukul 08.00-12.30 WIB di Auditorium Pascasarjana UPI Lt.5 dan dilanjutkan dengan Workshop Kolaboratif pada pukul 14.00 WIB di Villa Isola UPI, serta menampilkan Prof. Juju Masunah sebagai Reviewer dan tujuh Keynote Speakers lainnya.

Bandung Isola Performing Art Festival (BIPAF)
Festival multikultural yang ke-9 ini menampilkan Performing Arts dari berbagai negara seperti Indonesia, India, dan China, disutradarai oleh Ayo Sunaryo dan kuratori oleh Galih Mulbara, dan akan berlangsung dari tanggal 21 hingga 23 Oktober 2025 di Pelataran Villa Isola UPI Bumi Siliwangi, dengan pembukaan gerbang dimulai pukul 19.00 WIB.

QUOVADIS-XX
Acara ini merupakan International Workshop and Alumni Gathering bertema “Deepening Cultural Understanding Through Arts Education in a Global Context,” diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Seni Pascasarjana UPI pada tanggal 21 Oktober 2025, yang membagi kegiatan menjadi Seminar pada pukul 08.00-12.00 WIB di Auditorium FPSD Baru Lt. 7 dan Workshop pada pukul 13.00-16.00 WIB di Lab Dance Lt. 5 FPSD UPI, dengan menghadirkan Prof Dr Elindra Yetti, Prof (assc) Dr. He Lu, Dr. Jeong Ok Jeon, dan Dr. Ayo Sunaryo sebagai pembicara, serta menawarkan tiket dengan harga berbeda untuk umum dan mahasiswa baik secara daring maupun luring.

Seminar Nasional Leader’s Summit 2025
Diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Seni Pascasarjana UPI dalam rangka Dies Natalis UPI ke-71, seminar nasional ini berfokus pada “Penguatan Kolaborasi Program Studi Seni, Desain, dan Pendidikan Seni Pascasarjana di Indonesia,” berlangsung selama tiga hari dari 21 hingga 23 Oktober 2025 di Hotel Kytos Bandung Jl. Setiabudi 153 Bandung, dengan menghadirkan Prof. Dr. Ade Gaffar Abdullah, MA dan Prof. Dr. Agus Cahyono, M. HUM sebagai pembicara utama, serta menampilkan banyak narasumber dari berbagai institusi.



Diplomasi Seni UPI di Panggung Dunia: Tari “Bamboo Breath” Buka Pintu Kerja Sama di BPAF 2025
Ini penampilan tari Bamboo Breath (Sanghyang Awi) karya Ayo Sunaryo, Dosen Pendidikan Seni Sekolah Pascasarjana dan Fakultas Pendidikan Seni dan Desain (FPSD) UPI dalam Busan Performing Arts Festival (BPAF) pertama. Sebuah festival yang diselenggarakan oleh Geumjeong Foundation for Arts & Culture pada tanggal 26-28 September 2025. Hadir pula Wakil Rektor bidang kemahasiswaan, Alumni dan Bisnis, Prof. Dr. Yudi Sukmawadi, M. Pd. Dan kerjasama pun dibangun dengan penandatanganan MoU dengan Yayasan tersebut.
Mempererat Ikatan Global: Kehangatan Budaya Indonesia di Youngsan University 🌏
Sebuah acara pertukaran budaya yang hangat, istimewa, dan penuh makna baru saja diselenggarakan di Youngsan University, menampilkan kolaborasi memukau dari mahasiswa internasional, khususnya yang berasal dari Indonesia. Acara ini berpusat pada penampilan tari tradisional Indonesia yang memukau.
Penampilan tari tradisional Indonesia menjadi kegiatan utama yang sukses besar. Para penonton menunjukkan kekaguman yang mendalam terhadap warna-warni kostum, energi dinamis, dan kehadiran panggung (performer presence) para penari. Tarian ini berfungsi sebagai inti ekspresi artistik, mewakili kekayaan warisan budaya Indonesia.
Aspek edukasi diintegrasikan secara cerdas, memungkinkan mahasiswa untuk belajar secara simultan sambil menikmati pertunjukan. Lebih dari sekadar menonton, terjadi pertukaran budaya yang nyata melalui musik, tarian, dan gerakan bersama yang mendorong interaksi langsung.
Dampak Sosial & Emosional
Suasana yang tercipta sangat hangat, menghasilkan koneksi tulus di antara semua peserta. Kegiatan berbagi artistik ini, seperti musik dan tarian, secara efektif mempromosikan ikatan sosial dan kedekatan interpersonal.
Acara ini berhasil menciptakan lingkungan yang inklusif dan berkesan, yang secara signifikan mendorong kedekatan, pemahaman bersama, dan empati budaya (cross-cultural understanding). Ini adalah contoh nyata bagaimana seni pertunjukan dapat menjadi medium yang kuat untuk membina koneksi emosional dan pemahaman antarbudaya.
Menatap Masa Depan Komunitas Global
Kesuksesan acara ini menegaskan kembali potensi pertunjukan budaya dalam memperdalam apresiasi terhadap keragaman budaya. Dengan keberhasilan ini, terdapat antisipasi kuat untuk melanjutkan acara komunitas global serupa di masa mendatang. Youngsan University dan komunitas mahasiswa internasional berkomitmen untuk terus membangun ikatan komunitas global yang kuat melalui pertukaran budaya yang hangat dan bermakna.
Acara ini benar-benar menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi semua yang terlibat, memperkuat konsep Komunitas Global (Global Community) di kampus.

Dua dosen Program Studi Pendidikan Seni SPs. UP, Prof. Juju Masunah, Ph.D. dan Dr. Yanti Heriyawati, M. Hum. menjadi narasumber workshop tari tradisional Indonesia. Kegiatan workshop ini dalam kaitan dengan implementasi kerjasama Sekolah Pascasarjana UPI dengan College of Tourism, Arts, and Culture, juga, penelitian kolaborasi internasional untuk peningkatan kompetensi global mahasiswa.

Karya tari kontemporer “Bamboo Breath” (Sanghyang Awi) oleh Ayo Sunaryo dipentaskan di festival internasional Busan, Korea Selatan tanggal 26 sampai 28 September 2025. Para penari adalah dua mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Pascasarjana, Indra Gandara dan Rivaldi, serta 3 mahasiswa S1 Program Studi Pendidikan Tari UPI.
