Selamat Datang di Program Studi Pendidikan Seni UPI (S2 & S3)
Program Studi Pendidikan Seni di Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menawarkan jenjang pendidikan Magister (S2) dan Doktor (S3). Program ini bersifat multidisipliner dan mencakup berbagai bidang keilmuan seni, seperti Pendidikan Seni Tari, Pendidikan Seni Musik, Pendidikan Seni Rupa, dan Pendidikan Teater.
Dipimpin oleh Prof. Juju Masunah, M. Hum., Ph.D., sebagai Ketua Program Studi, program ini bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang unggul dalam bidang pendidikan seni dan mampu memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan ilmu, praktik, serta kebijakan seni di tingkat nasional dan internasional.
Mata kuliah pada Prodi Pendidikan Seni diampu oleh dosen-dosen yang kompeten di bidangnya serta memiliki reputasi nasional dan internasional. Fasilitas, sumber belajar, dan layanan akademik dilakukan secara professional. Proses pembelajaran dilakukan dengan cara perkuliahan tatap muka, perkuliahan jarak jauh, dan blended learning atau bauran.
Kegiatan Tridharma PT dilakukan melalui pendidikan yang berkualitas; riset inter/multi/transdisiplin; kegiatan pengabdian kepada masyarakat, seminar, workshop, pertunjukan, pameran, sertapublikasi pada jurnal nasional dan internasional. Program Studi ini memiliki kerjasama dengan asosiasi profesi, komunitas, perguruan tinggi di dalam dan luar negeri, serta pemerintah. Diharapkan kegiatan Tridharma PT dan kerjasama ini dapat menghantarkan lulusan Prodi Pendidikan Seni sukses, unggul, dan dapat Mengimplementasikan keilmuannya bagi kemajuan bangsa dan negara.
Bergabunglah bersama kami untuk membangun masa depan seni yang lebih berkualitas dan berdampak luas bagi masyarakat.
Rasional
Perkembangan ilmu pengetahuan, pendidikan, seni dan teknologi di Era Revolusi Industri 4.0 dan society 5.0, mengalami daya saing global (persaingan global) yang mengharuskan lulusan Program Studi Pendidikan Seni memiliki kemampuan dan kesiapan ilmu yang memadai, serta mampu mengimplementasikannya secara kreatif dan inovatif. Oleh karena itu, perubahan kurikulum merupakan keniscayaan yang harus menyesuaikan dengan perkembangan tersebut. Maka, dalam kurikulum baru dipersiapkan seni pendidikan yang responsif terhadap kesiapan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memperkuat sikap dan karakter pendidikan, meningkatkan inovasi dalam pelaksana pembelajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (Tri Dharma Perguruan Tinggi).
Hasil analisis disiplin ilmu menunjukkan, mata kuliah yang diberikan merupakan mata kuliah yang sangat relevan dengan pengayaan ilmu yang diperlukan program magister. Tracer study terhadap para lulusan, membuktikan sebagian besar mereka bekerja sesuai dengan disiplin ilmu yang dimiliki yaitu sebagai pendidik di berbagai jenjang pendidikan formal antara lain Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), Perguruan Tinggi (PT) juga di lingkungan pendidikan non formal. Namun, adapula lulusan yang bekerja sebagai pemangku kebijakan di Dinas Pendidikan dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Stakeholder memberi masukan kepada perubahan kurikulum Program Studi Pendidikan Seni jenjang Magister agar mata kuliah dapat mendukung perkembangan dan perubahan jaman yang sangat cepat.
Pengembangan kurikulum Program Studi Pendidikan Seni tingkat Magister ini mengantisipasi kecepatan perubahan dan perkembangan teknologi, informasi, dan komunikasi (TIK).
Sejarah
Program Studi Pendidikan Seni berdiri tanggal 8 Juni 2005 dengan Surat Keputusan Rektor UPI Nomor 3047/J33.PP.03.02/2005. Nama nomenklatur dari awal sampai sekarang tetap konsisten bernama Program Studi Pendidikan Seni. Perintis pendiri program magister diprakarsai oleh: Prof. Dieter Mack (Seni Musik, Lubeck, German), Prof. Dr. Chaidar Alwasilah (Pendidikan Bahasa Inggris) Prof. Dr. Tati Narawati, M.Hum. dan Prof. Juju Masunah, M.Hum, Ph.D (Pendidikan Seni Tari), Dr. Rita Milyartini, M.Sn. (Pendidikan Musik), Dr Tri Karyono, M.Sn dan Dr. Zakaria S. Soeteja, M.Sn. (Pendidikan Seni Rupa)
Surat Keputusan akreditasi Program Studi Pendidikan Seni Tingkat Magister Nomor 5194/SK/BAN-PT/Akred/M/XII/2017/ oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) berlaku dari tanggal 27 Desember 2017 sampai dengan 27 Desember 2022. Nilai Akreditasi adalah A. Bidang kajian utama Pendidikan Seni adalah Pendidikan Seni Tari, Pendidikan Seni Musik, dan Pendidikan Seni Rupa.
Staf pengajar Program Studi Pendidikan Seni jenjang Magister direkrut oleh universitas berdasarkan kualifikasi akademik minimal bergelar doktor, memiliki bidang keahlian seni, pendidikan seni, dan ilmu humaniora lainnya yang relevan. Kemudian, dosen harus memenuhi persyaratan kepribadian yaitu memiliki komitment untuk melaksanakan peraturan yang berlaku, mematuhi kode etik dan menghormati ilmu dan karya ilmiah orang lain. Para dosen melakukan penelitian di tingkat nasional dan internasional, serta melakukan implementasi hasil penelitian melalui pembelajaran dan pengabdian kepada masyarakat. Para Dosen Program Studi Pendidikan Seni tergabung dalam asosiasi profesi antara lain Asosiasi Pendidik Seni Indonesia (APSI), Asosiasi Program Studi Pendidikan Seni Sekolah Pascasarjana (AP2SPs), Asosiasi Program Studi Pendidik Seni Rupa Indonesia (AP2SR), Asosiasi Program Studi Pendidik Seni (AP2SENI, serta National Dance Education Organization (NDEO).
Mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Tingkat Magister berasal dari berbagai daerah di Indonesia (Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, NTB, NTT) dan dari luar negeri (Korea Selatan, Thailand, Malaysia, Meksiko, Flores). Lulusannya tersebar di beberapa Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta di Indonesia sebagai dosen, sebagai pendidik seni di sekolah formal dan nonformal. Prodi Pendidikan Seni melakukan kerjasama dengan pemerintah daerah terutama difokuskan pada pelajar luar pulau Jawa, sehingga sebaran lulusan menjadi merata di berbagai daerah di Indonesia.
Mitra kerja instansi dalam negeri meliputi, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Komunitas Seni, Sanggar Seni, Asosiasi Profesi, dan Perguruan Tinggi. Kerjasama dengan Perguruan Tinggi Negeri adalah Universitas Negeri Semarang (UNNES), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), dan Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung. Kerjasama dengan Perguruan Tinggi Luar Negeri antara lain UiTM Malaysia terjalin sejak 2014 hingga kini, dan telah melaksanakan pertukaran mahasiswa (student exchange), pementasan bersama, pameran bersama, seminar bersama dan pertukaran penilai tesis dan disertasi.


